Mendulang Untung Yang Menjanjikan Dari Budidaya Cacing Sutra

Cacing Sutra

Budidaya cacing sutra dapat menjadi salah satu referensi bisnis yang sayang untuk dilewatkan, seperti yang telah diketahui cacing biasanya digunakan sebagai pakan untuk beberapa jenis ikan, cukup banyak orang Indonesia mempunyai hobi memelihara ikan, oleh karena itu bagi Anda yang ingin membuka bisnis baru coba saja referensi yang satu ini.

Mengenal Cacing Sutra

Meskipun terlihat menggelikan tapi jangan salah karena cacing sutra termasuk dalam salah satu jenis pakan alami yang bernilai jual tinggi, terlebih lagi para pembudidaya ikan sangat membutuhkan cacing sutra sebagai pakan yang mengandung nutrisi cukup tinggi, ikan yang diberi bahan makan cacing sutra akan membantu pertumbuhan larva ikannya.

Dimana biasanya ditemukan cacing sutra? Keberadaan cacing sutra ini biasanya berada di daerah tropis khususnya di perairan berlumpur serta terdapat kandungan organik, makanan cacing sutra sendiri merupakan hasil bahan organik yang terurai dan mengendap di dasar perairan tersebut, jika dilihat dari tempat hidupnya ini maka cara budidaya cacing sutra sederhana bisa Anda terapkan di lahan sendiri.

Selain perairan berlumpur cacing sutra juga bisa Anda temukan di sungai; sawah yang tergenang air bahkan di got, namun keadaan air sungai atau got yang tidak baik atau terkontaminasi akan membawa pengaruh buruk pada cacing sutra sendiri, cacing sutra yang sudah terkontaminasi bakteri patogen tentu saja tidak layak dijadikan pakan karena akan membuat hewan budidaya terkena penyakit.

Cacing sutra memiliki panjang kurang lebih 1 hingga 2 cm, memiliki tubuh yang ramping dan halus dengan warna tubuh kemerah-merahan, cacing sutra tidak mempunyai insang sehingga sistem pernafasannya hanya melalui permukaan tubuhnya, karena pada permukaan tubuh cacing sutra sendiri mengandung banyak pembuluh darah, saat berada di dalam lumpur ekor dari cacing sutra menyembul ke permukaan lumpur sebagai cara untuk cacing sutra bernafas.

Untuk cara budidaya cacing sutra perlu memperhatikan kondisi tempat hidupnya harus sama seperti habitat aslinya di luar sana, meskipun terbilang mudah Anda tidak bisa menyepelekan kondisi lingkungan hidupnya, jika lingkungan hidupnya saat budidaya tidak sesuai maka cacing sutra akan mudah mati.

Cara Mudah Budidaya Cacing Sutra

Sebelum memulai budidaya Anda perlu menyiapkan bibit cacing sutra terlebih dahulu, Anda bisa membeli cacing sutra di pasar atau di toko ikan hias, bisa juga menangkapnya di area pertanian yang berair atau di daerah sungai, jika Anda memilih untuk menangkap cacing sutra di sungai atau di area pertanian pastikan dilakukan karantina terlebih dahulu, hal ini sebagai bentuk antisipasi apabila cacing membawa bakteri.

Proses karantina bisa Anda lakukan dengan cara mengaliri cacing sutra dengan menggunakan air bersih serta memiliki kandungan oksigen cukup, pastikan juga debit air tersebut tidak terlalu besar, karantina bisa Anda lakukan dalam rentang waktu kurang lebih 2 sampai 3 hari.

Setelah menyiapkan bibit Anda perlu menyiapkan media tumbuh cacing sutra, ada beragam cara yang bisa Anda coba seperti budidaya cacing sutra media nampan, Anda bisa menggunakan nampak plastik sebagai media kembang biak cacing sutra, sebelumnya Anda perlu menyiapkan rak kayu sebagai tempat meletakkan atau menyusun nampan plastik tersebut, selanjutnya lobangi nampan untuk jalur saluran air namun pastikan lobang tidak boleh searah.

Sebelum nampan disusun jangan lupa untuk menyiapkan terpal sebagai budidaya cacing sutra di kolam terpal, kolam terpal tersebut diletakkan dibagian bawah dengan maksud menampung air dari nampan yang telah dilobangi, usahakan tempat penyimpanan nampan berada di tempat yang tidak terkena air hujan dan sinar matahari langsung.

Budidaya Cacing Sutra Dengan Media Nampan

Setelah cacing dikarantina selama 2 hingga 3 hari Anda bisa meletakkannya ke media yang telah disiapkan, biarkan cacing sutra beradaptasi dalam waktu 2 hari, Anda tidak perlu mengganggu cacing-cacing tersebut dan tidak perlu diberi makan dalam 2 hari pertama.

Untuk pakannya sendiri Anda bisa probiotik EM4 yang nantinya dicampurkan dengan ampas tahu, pastikan ampas tahu yang digunakan sudah difermentasi terlebih dahulu, usahakan untuk mengganti pakan dengan bahan lain seperti dedaunan, letakkan dedaunan ke dalam nampan sesuai dengan jumlah bibit yang ada dalam nampan tersebut, pakan budidaya cacing sutra memang terbilang mudah karena Anda bisa mendapatkan bahannya dari lingkungan sekitar.

Budidaya Cacing Sutra Dengan Media Ember

Selain menggunakan nampan ada media lain yang bisa Anda gunakan yaitu ember, dengan menggunakan media ember maka Anda akan lebih banyak menghemat pemakaian air, tidak hanya itu Anda juga bisa lebih menghemat pemberian obat-obatan seperti misalnya prebiotik, jika Anda mempunyai lahan yang terbatas maka cara budidaya cacing sutra di ember ini menjadi salah satu solusi terbaik.

Untuk menghasilkan cacing sutra dengan kualitas unggul maka diperlukan pemupukan dengan baik, berikan pupuk pada lahan dengan ampas tahu atau dedak halus dalam takaran 200 hingga 250 gr/m2, atau bisa juga menggunakan bahan organik lainnya karena cacing sutra suka bahan makanan organik misalnya seperti pupuk sangkar kotoran sapi.

Agar menghasilkan cacing sutra berkualitas Anda perlu menyebarkan bibitnya secara merata, jangan lupa untuk mengaliri lahan dengan debit air kurang lebih 2-5 liter per detik, baru setelah itu Anda bisa melakukan pemanenan yang dilakukan selama dua minggu sekali.

Meskipun terlihat mudah panen cacing sutra tidak semudah yang dilihat, manfaatkan serok kecil dan tempat untuk menaruh cacing, Anda bisa menggunakan wadah gelas plastik yang sebelumnya sudah diberi tanah, setelah dilakukan panen usahakan untuk menjaga kebersihan media budidaya cacing sutra agar tetap terjamin kebersihannya.

Potensi Besar Dari Budidaya Cacing Sutra

Bagi Anda yang ingin memulai usaha tanpa ribet bisa mencoba teknik budidaya cacing sutra, apalagi teknik budidayanya terbilang cukup mudah dan tidak perlu modal besar, selain itu Anda tidak perlu menyiapkan lahan besar sebagai media berkembang biak, hanay dengan memanfaatkan lahan yang ada di rumah dan menggunakan media seperti ember atau nampan saja sudah cukup.

Sampai saat ini budidaya cacing sutra masih memiliki pangsa pasar besar, mengingat masih banyak peternak ikan air tawar yang membutuhkan cacing sutra sebagai bahan makanan, oleh karena itu masih banyak orang yang mencari dan membeli cacing sutra dalam jumlah banyak.

Selain itu panen cacing sutra juga terbilang singkat, namun perlu dicatat Anda harus menjaga kebersihan kolam dan rutin memberi makan cacing sutra, Anda bisa melakukan ternakan pertama dalam tempo waktu 50 hingga 60 hari, baru setelah berhasil Anda bisa melakukan panen kembali setelah 10 hari panen pertama.

Jadi apakah Anda mulai tertarik melakukan budidaya cacing sutra? Tidak ada salahnya mencoba untuk mendapatkan keuntungan menjanjikan.

Post a Comment

Previous Post Next Post