9 Cara Menjaga Kesehatan Mental Anda Agar Tidak Muncul Penyakit Fisik

Foto oleh Daniel Reche dari Pexels

Kesehatan tubuh dipengaruhi oleh pola makan, pola hidup dan lingkungan. Memang benar adanya demikian, tetapi pola makan hanya menyumbang 30% dari penyakit yang bisa muncul pada tubuh Anda, lalu kemana 70% nya?

70% kondisi tubuh dipengaruhi oleh mental atau psikis Anda, setiap emosi yang Anda keluarkan akan banyak mempengaruhi kondisi tubuh. 

Mengapa kondisi emosi seseorang bisa mempengaruhi kondisi fisik?

Saat Anda marah, cemas, sedih organ tubuh dalam seperti hati, pankreas akan mengeluarkan hormon tertentu yang mempengaruhi efek kurang baik dalam tubuh. Hormon memang tidak bisa lepas dari tubuh, tetapi bisa dikendalikan agar mau bekerja dengan baik. Hormon baik seperti insulin bisa mengatur kondisi glukosa darah saat Anda makan, tapi jika Anda makan manis berlebihan tentunya insulin akan bekerja ekstra. Nah, seperti itulah gambaran mengapa Anda dianjurkan untuk mulai berpikiran positif, mampu mengendalikan amarah, cemas, jengkel dan sebagainya. 

Saat emosi mendadak muncul, bagaimana cara mengatasinya?

Saat pandemi korona muncul, banyak orang terkurung dalam rasa takut, cemas, marah hingga trauma paranoid keluar rumah. Efeknya, kondisi imun tubuhnya menurun banyak, muncul penyakit gejala darah tinggi karena stress, asam urat naik, obesitas, diabetes dan sebagainya. Semakin Anda banyak pikiran semakin besar kondisi tubuhnya semakin menurun. Cara menjaga kesehatan mental cobalah lakukan tips ini:

Tenangkan pikiran dengan tarik nafas

Saat Anda mendengar berita kurang baik tentu sedikit banyak akan mempengaruhi emosi entah kasihan, sedih, marah, cemas, atau takut. Langkah pertama, tariklah nafas panjang, sugestikan diri dengan kalimat doa sesuai agama masing-masing dan berfikir semua baik-baik saja.  

Jika Anda terlalu serius menanggapi berita yang kurang enak, resiko sakit kepala hingga kenaikan tekanan darah sementara bisa saja terjadi. Tidak bisa dialihkan setiap manusia memiliki masalah, tetapi juga tidak boleh terlalu stress.

Saat ada teman bercerita, abaikan 

Pilihlah tema pembicaraan yang ringan dan menyenangkan, apabila teman bercerita sesuatu hal yang kurang Anda sukai sebaiknya abaikan. Sugestikan diri Anda, hindari cerita yang menambah beban pikiran, semua baik-baik saja seiring dengan berjalannya waktu. Jika Anda merasa tidak ada teman yang bisa membantu, cobalah ke terapis psikiater. Terapis tidak hanya bekerja untuk mereka yang mengalami gangguan jiwa (gila) tapi juga membantu memecahkan, meringankan masalah Anda yang berujung stress atau depresi. 

Kontrol emosi

Inilah bagian terpenting dari sebuah fisik sehat, kontrol emosi. Marah memiliki peran besar dalam menekan kerja jantung. Semakin Anda marah, hormon kortisol akan semakin tinggi, membuat tekanan darah Anda naik. Untuk mengerem marah, cukuplah dengan minum air dan duduk dahulu, biasakan diam dan berfikir logis “buat apa saya marah? Toh, ini masalah sepele, sabar”.

Teruskanlah Anda melatih diri dengan menahan marah, lambat laun akan terbiasa. 

Carilah hal baru

Mencari sebuah hal baru merupakan solusi terbaik untuk menjaga mental Anda. Anda tidak akan fokus dengan masalah yang ada, memang cukup sulit saat hati enggan untuk melakukan hal lain karena masih terbawa alur sebuah emosi. Keluarlah dari zona krusial, mungkin berwisata, jalan-jalan atau menyibukkan diri dengan hobi Anda. Hiburlah diri Anda dengan hal positif dan bermanfaat. 

Hindari terlalu takut

Rasa takut pada manusia terbagi menjadi 3, yaitu takut ringan, takut sedang hingga takut berat. Takut ringan hanya terjadi dalam hitungan jam, terlama hari dan tidak menimbulkan pikiran cemas panjang. Takut sedang memiliki intensitas waktu mingguan, memberikan efek enggan dengan sesuatu dan kecemasan. Rasa takut berat memiliki intensitas waktu tahunan, bisa dikatakan traumatis. Butuh pengobatan medis dan non medis agar bisa pulih. 

Untuk menghindari rasa takut berlebihan, Anda bisa memberanikan diri bahwa semua baik-baik saja, tidak sama dengan dia. 

Kurangi ngemil tak sehat 

Ada anggapan untuk mengurangi rasa stress, sebaiknya lampiaskan dengan makanan, memang benar demikian?

Iya benar, tetapi dengan cara yang tepat. Anda boleh makan apa saja asalkan ada batasan porsi yang cukup serta cara pengolahan yang baik. Makanan berlemak jenuh memicu kolesterol jahat dalam darah, gantilah dengan camilan lemak tak jenuh seperti lemak alpukat, lemak kacang, lemak zaitun. Seimbangkan dengan 8 gelas air putih sehari agar ginjal tidak bekerja berat. 

Istirahat cukup 

Saat Anda mengalami benturan masalah, upayakan rileks dengan tidur, duduk, nonton film atau mendengarkan musik. Jatah tidur yang baik 8 jam sehari, tapi saat Anda dirasakan butuh istirahat, lakukanlah!

Kepala akan lebih enteng, tekanan darah menjadi turun dan semua organ tubuh akan beristirahat sejenak. Namun, jangan setelah makan ya?

Belajar bersyukur

Mensyukuri apa yang menjadi kehendak nasib serta membangun suasana hati “saya adalah makhluk paling beruntung” menjadikan mental Anda lebih sehat. Karena dengan Anda menerima kondisi saat ini tidak menjadikan sebuah tuntutan hidup. Semakin banyak Anda melihat materi orang lain maka semakin Anda tidak mampu mengendalikan hawa nafsu diri. 

Olahraga

Melakukan olahraga membuat pikiran jenuh Anda teralihkan, hormon baik berproduksi lebih banyak dan menjadikan tubuh lebih sehat. Olahraga memang harus dipaksa agar emosi dan tubuh Anda stabil. Jalan kaki, bersepeda, jogging atau senam membantu Anda merasa capai. Dengan rasa capai sementara membuat pikiran Anda fokus tidur, istirahat atau makan. 

9 cara menjaga kesehatan mental bisa Anda lakukan di rumah dengan bantuan teman yang bisa dipercaya. Dokter spesialis kejiwaan akan memberikan solusi jika mental Anda tidak mengalami proses perbaikan seperti muncul halusinasi atau kontrol emosi yang tidak sewajarnya.

Peran dan dukungan orangtua sangat penting dalam pemulihan mental 

Saat Anda mengalami sebuah masalah, menekan mental dan membuat cemas, ada baiknya orang tua atau teman terbaik memberikan perhatian. Ada beberapa tipe orang yang mengobati rasa cemas, depresi, stress dengan obat tetapi hal itu hanya bersifat sementara, tetaplah mental Anda sendirilah yang harus bisa mengendalikan. 

Apa saja penyakit mental yang umum terjadi?

Gangguan mental yang umum terjadi adalah cemas, stress, depresi ringan, paranoid, phobia atau takut dengan sesuatu. Semua gangguan tersebut mudah hilang dan sembuh dengan terapi mandiri sesuai 9 cara menjaga kesehatan mental di atas. Untuk gangguan mental berat, biasanya lebih ke arah gangguan fisik orang lain, seperti hilang akal beberapa waktu yang menyebabkan cedera fisik orang lain, penyerangan, rasa tidak bersalah setelah melakukan tindakan fisik. Pengobatan mental semacam itu didukung dengan pendekatan medis dan pendekatan non medis atau terapi jiwa.

Meningkatkan kualitas kesehatan fisik salah satu faktor terpentingnya adalah menstabilkan kesehatan mental, mengatur pola makan, mengatur pola hidup dan banyak melakukan pendekatan spiritual. Bahagiakan diri Anda untuk mendapatkan hati nyaman, jiwa sehat, lepas dan tidak terbebani. 


Post a Comment

Previous Post Next Post